Sabtu, 05 Mei 2012

Tak Pernah Padam


Tak Pernah Padam

Senyumanmu masih belum terkenang
Hadir selalu seakan tak mau hilang dariku dariku
Takkan mudah ku bisa melupakan
Segalanya yang telah terjadi
Di antara kau dan aku, di antara kita berdua

Kini tak ada terdengar kabar dari dirimu
Kini kau telah menghilang jauh dari diriku
Semua tinggal cerita antara kau dan aku
Namun satu yang perlu engkau tahu
Api cintaku padamu tak pernah padam, tak pernah padam
Takkan mudah ku bisa melupakan
Segalanya yang telah terjadi
Di antara kau dan aku, di antara kita berdua
Kini tak ada terdengar kabar dari dirimu
Kini kau telah menghilang jauh dari diriku
Semua tinggal cerita antara kau dan aku
Namun satu yang perlu engkau tahu
Api cintaku padamu tak pernah padam
Api cintaku padamu wooo ooo yeah
Kini tak ada terdengar kabar dari dirimu
Kini kau telah menghilang jauh dari diriku
Semua tinggal cerita antara kau dan aku
Namun satu yang perlu engkau tahu
Api cintaku padamu tak pernah padam, tak pernah padam

*Sandy Sandoro

Kaulah Yang Ada Di Hatiku


Kaulah Yang Ada Di Hatiku

ketika kurasakan sudah
ada ruang di hatiku yg kau sentuh, ooh
dan ketika kusadari sudah
tak selalu indah cinta yg ada

mungkin memang ku yang harus mengerti
bila ku bukan yang ingin kau miliki
salahkah ku bila kaulah yang ada di hatiku, ooh

adakah ku singgah di hatimu
mungkinkah kau rindukan adaku
adakah ku sedikit di hatimu

bilakah ku mengganggu harimu

mungkin kau tak inginkan adaku
akankah ku sedikit di hatimu

bila memang ku yang harus mengerti
mengapa cintamu tak dapat kumiliki
salahkah ku bila kaulah yg ada di hatiku

  kau yg ada di hatiku

bila cinta kita takkan tercipta
ku hanya sekedar ingin tuk mengerti
adakah diriku, oh, singgah hatimu
dan bilakah kau tahu
kaulah yg ada di hatiku

  kau yg ada di hatiku
  adakah ku di hatimu


maliq &d'essentials

Jumat, 27 April 2012

Rindu . . .


Dulu kita bersama
Tanpa jarak
Tanpa canggung
Tanpa  berharap apapun
Sekarang kita tak pernah lagi menyatu
Dekat seakan jauh

Karena semua ini aku yang mulai
Aku yang menginginkannya

Semua ini karena perasaanku yang salah, seharusnya aku menyadarinya sebelum semuanya terjadi, namun terlambat semuanya karena aku terlanjur mencintaimu dan berharap kamupun memiliki perasaan yang sama dengan ku, itulah obsesiku yang sangat terlalu besar yang menjadikan kecewa ketika semuanya tak dapat ku raih.
Aku terlalu bodoh tuk berpikiran bahwa kamupun akan memiliki perasaan yang sama dengan ku, itulah kebodohanku yang berulang, sepertinya jangankan untuk mencintaiku bersama dengan ku pun kamu sangat malu, risih melihat aku yang tak seperti teman-teman perempuan mu yang sangat cantik, tapi inilah aku dengan segala kekuranganku, tak ada kelebihan sedikitpun selain kelebihan dalam berat badan. Ternyata harapanku terlalu tinggi, dulu aku berharap semuanya akan berakhir seperti cerita-cerita ftv yang sering aku tonton, semuanya sekali lagi hanya cerita, pada kenyataannya semua laki-laki akan malu jika bersama dengan perempuan yang tak cantik, dan gemuk. Itulah yang dapat aku simpulkan dari beberapa kisahku yang berakhir selalu sama, mengecewakan dan tentunya menyedihkan namun aku sudah terbiasa dengan hal seperti itu.
Setelah pertemuan itu aku memutuskan tuk pergi menghindarinya, aku berpikir tuk egois, menata kembali hatiku tuk tetap tegar dengan segala sesuatu yang telah terjadi, tanpa memikirkan apa yang dia rasakan, terserah  . . . yang ku pikirkan sekarang hanya akupun ingin bahagia meski ku merasakan sakit yang sangat mendalam.
Semakin hari aku semakin menjauh, bukan karena aku membencinya atau bahkan karena aku malu untuk dekat dengannya, jujur tidak sama sekali terlintas dalam benakku sedikitpun, namun semua ini karena aku tidak ingin terus menerus membuatnya merasa malu. Dia sangat istimewa untukku, segala kelebihan dan kekurangannya merupakan sesuatu yang istimewa bagiku, karena bagiku dia merupakan definisi dari kenyamanan, itulah yang aku rasakan. . .
Alasan yang egois mengapa aku harus menghindar darinya adalah karena akupun ingin bahagia . . .
Aku ga mau harus tetap memendam perasaan ini terus di dalam hatiku, aku ingin semua perasaanku ini pergi menjauh dari hatiku, karena bagiku ketika aku berjauhan dengan mu aku akan lebih mudah untuk membuatnya pergi, dengan aku pergi aku menjauh maka aku tak akan melihatmu bersama wanita lain yang pastinya sangat cantik, hingga aku tak akan merasakan sakit . . .
Ternyata aku salah, dengan menjauh darimu membuat aku tersiksa karena rinduku yang tak pernah bisa ku ungkapkan . . . aku yang merasa kehilangan hampir satu tahun kita setiap hari bersama, bercanda, seharing, ngobrol yang ga penting, tapi itu membuat aku nyaman, berbeda dengan sekarang sudah hampir 5 bulan kita berjauhan, tak ada lagi canda, tak ada lagi kekonyolan yang kamu buat, aku rindu semuanya . . . dulu aku berpikir dengan aku menghindar darimu aku akan bahagia karena ga bisa melihatmu lagi, aku bisa melupakanmu, ternyata tidak 5 bulan ini membuat aku lelah, aku ga bisa melupakanmu, aku ga bisa menghapus semua perasaanku padamu . . .
Aku ingin kita seperti dulu lagi . . . namun semuanya sudah terlambat karena sekarang bukan aku yang ingin menjauh darimu, namun kamu yang ingin menjauh dariku . . . sekarang sikap mu seakan tak pernah mengenalku, aku terima semua hukuman ini dengan mencoba tuk tegar meskipun sangat sulit . . .  sekarang aku tak akan memaksakan segala impianku, dengan kamu menyapa ku pun aku sangat bahagia . . .
Hanya berteman dengan kamu pun aku akan bahagia, karena setidaknya aku bisa menyapamu sesuka ku . . . meskipun aku harus melihat mu pacaran dengannya . . . aku akan mencoba tuk menghadapinya karena aku harus tau diri . . .


Karena  sesungguhnya kita sama
Sama-sama mencintai
Aku mencintaimu
Dan kamu mencintainya . . .

Senin, 23 April 2012

Nasihat untuk para  "PLAY BOY"
Pasti kalian sering banget denger kata “play Boy” apalagi semenjak ada girl band “ 7 icon” yang menjadikannya sebuah judul lagu, kita sebagai cewe yang normal pasti ga akan mau kan terjebak sama ulah-ulah para play boy itu  . . .tapi gimana kalo ternyata playboy itu adalah salah satu temen kita?? gimana caranya supaya tidak terjebak?? Gimana kalo dikasih nasihat aja . . . yuuuu kita nasihati . . .
“hey kamu para lelaki play boy,,, kenapa sich harus jadi play boy??? Apa yang bisa kamu dapatkan sich??? Apa gelar sebagai play boy itu membanggakan untuk kamu?? Atau malah membuat kamu malu??? Syukurlah kalo ternyata membuat kamu malu . . . tapi untuk kamu hey para lelaki play boy yang malah merasa bangga dengan gelar itu tunggu karma yang akan kamu dapatkan . . ..hehehe . . .
Ternyata ada juga para lelaki yang ga niat buat jadi cowo play boy tapi ternyata apa yang dia lakukan ternyata seperti para playboy, gimana tuh??? Masih masuk dalam katagori play boy juga kah?? Tapi dia g niat lhooo ????
Okelah disini kita akan memberikan kata-kata untuk para lelaki yang telah mempermainkan para wanita, entah di sengaja ataupun tidak di sengaja, yang jelas udah nyakitin hati wanita . . .
Perempuan itu dilahirkan bukan untuk digunakan sebagai tempat percobaan,  bukan pula digunakan untuk tempat singgah sementara waktu ketika sedang hampa. Perasaan perempuan itu suci, tak pernah meminta lebih, yang dia inginkan hanya kenyamanan yang hakiki bukan kenyamanan yang semu. Meskipun kalian (para cwo playboy)  hanya berniat untuk mencari wanita yang pas untuk kamu, tapi pernahkah kalian merasakan apa yang wanita sesungguhnya rasakan, gimana kalo ternyata cwe yang kamu permainkan itu memiliki rasa cinta dan sayang yang tulus, murni tanpa melihat kemewahan kamu??? Rugi kan telah mempermainkannya?? Tapi sayangnya karena kamu tidak pernah tau  jadinya terlanjur disakiti deh, padahal kan tujuan kamu ingin mencari wanita yang sungguh-sungguh sayang sama kamu, eh pas udah ada di depan mata malah dimaini juga kan??? Sekarang jadinya rugi juga kan????
  Apalagi kalo kalian (para cwo play boy) memang niat dari awal untuk mainin hati wanita?? Emang para kita-kita ini punya salah apa sih sampai kalian niat mainin hati kita...??
Oh iya . . . untuk teman-teman se gender ku kaum para wanita kuat . . .
Tau kah kamu gimana sich awal mulanya para playboy itu bergerak untuk meluluh lantahkan kita??
Yang pertama yaitu dengan pura-pura seharing dengan kita tentang masalah dengan pacarnya (sekarang tu udah g musim para playboy ngaku g punya pacar) terus lama-kelamaan dia juga bilang kalo ternyata dia g nyaman sama pacarnya dan lebih nyaman sama kamu, terus dia juga cerita kalo ternyata akhirnya putus ma pacarnya dan barulah ngedeketin kita dan membuat kita nyaman hingga kita luluh lantah dibuatnya, udah ngebuat kita luluh lantah kalo ternyata dia udah bosen sama kita ditinggali dech kita tanpa memikirkan hatikita yang hancur berkeping-keping . . . #lebay


Waspadalah –waspadalah . . .

Sabtu, 07 April 2012

cerpen



Ketika  Cinta  Tak  Seperti  FTV

Pagi ini tak seperi hatiku yang sangat mendung, awan seakan bergerak lincah seakan menertawakan makluk rapuh yang berjalan gontai di bawah sang mentari yang tersenyum semu.  Mungkin semua rumput yang ia injak akan bertanya-tanya mengapa makhluk ini tiba-tiba menekukkan lehernya berarah ke tanah.
“ya.... tungguin aku dong!” tiba-tiba teriakan itu mengagetkan lamunan yang tak kunjung berakhir ini.
“ayooo . . . “dengan malas aku pun menjawabnya.
Sebenarnya aku lebih ingin berjalan sendiri, menekukkan leher seakan mencari sesuatu yang hilang di atas rumput,  namun jika aku berjalan dengannya mungkin setidaknya akan lebih membuatku ceria walaupun itu sesaat.
selama di perjalanan menuju kampus Mela tetap seperti yang dulu, ceria dan selalu membuat aku tertawa dengan kekonyolannya ketika aku bersamanya, namun itu hanya sesaat, karena saat ini pikiranku masih tertuju pada hatiku.
“ya aku harus ke perpus dulu, mau ikut ga? Kamu duluan aja lah!”begitulah ujar Mela tiba-tiba.
“okelah kalo begitu” jawabku singkat.
Lamunanku yang tadi sempat tertunda kembali kulanjutkan, beribu pertanyaan kepada hati ini telah ku lontarkan, namun tetap saja tak satupun ia mampu menjawabnya.
“andai saja kisah cintaku ini berakhir seperti cerita ftv !”
“atau seperti cerita-cerita dongen ketika harus ada pangeran yang mencintai perempuan yang buruk rupa?,”
“hmmmh . ..  sekali lagi itu hanya hayalan”
Pikiranku masih tertuju pada peristiwa setahun yang lalu, “aku nyesel harus kenal sama kamu, kenapa sich kita tu harus kenal? Kalo ga kenal kan aku ga akan suka sama kamu?”pertanyaan itu selalu aku lontarkan pada diri sendiri yang berarti sebuah penyesalan.
“yah aku sangat mencintainya” begitulah ujarnya sambil menangis di atas bantal sepulangnya ia kuliah
“tapi kapan kamu akan sadar kalo aku sayang sama kamu” begitulah kata-kata di sela-sela isak tangisnya
“dengan seenaknya kamu memberikan harapan-harapan itu padaku, kemudian dengan seenaknya pula tiba-tiba kamu bilang aku sedang mencintai dia”
“kamu itu sengaja mempermainkan hati aku? Atau memang kamu tidak peka terhadap apa yang aku rasakan?”
Isakkan itu kini berakibat kepada bantal yang aku gunakan semakin basah
“aku lelah harus mencintaimu”
“aku hanya ingin bisa melupakanmu sepenuhnya”
“aku harus bisa tau diri, bahwa aku dan kamu itu bagaikan punguk merindukkan bulan”
“ini bukan ftv yang kemudian dia tiba-tiba mencintaiku, tapi ini kehidupan nyata”
“maaf jika aku pergi secara tiba-tiba, bukan karena aku membencimu, namun karena aku ingin bahagia tanpa ada rasa cinta kepadamu” begitulah ujarnya di ujung isakannya
Tiba-tiba pintu kosan ku secara sengaja di pukul-pukul oleh seseorang di luar sana
“alyaaaaaa . . . . ayoooo mau ikut makan di luar ga??? “ begitulah teriakan diluar yang cukup mengagetkanku.
“ayooooo . . . bentar yah mau ganti baju dulu”begitulah jawabku seperti biasa
“okehhh ga pake lama yah . . .”

Dan seperti itulah kisahku hari ini . . . ^,~

Jumat, 06 April 2012

Luapan hati

 
 Renungan Diakhir Senja

Dalam diamku aku mencinta
Dalam tangisku aku merindu
Dalam kosongku aku berharap

namun . . .

dalam hariku engkau pergi
dalam langkahku engkau berlari
dan dalam nafasku engkau tiada

bukan ini yang kuinginkan
hatiku tak lagi sempurna
fokus tak lagi dalam pikiran
air bah menunggu dalam kelopak

mungkin aku kan lelah
menanti bukan lagi harapan

kebangkitanlah yang kuinginkan . . . .

Kamis, 05 April 2012

cerpen 1/2


saat ini saya ingin sekali menceritakan tentang sesungguhnya kehidupan saya yang penuh dengan kekuatan dalam menjalani hidup, kita mulai saja yach  tentang apa yang terjadi dengan saya sekarang ini, entahlah saya mampu atau tidak dalam menjalani tulisan saya ini.
Tuuuuttttttt.......suara itu mengagetkan lamunanku yang sedang menatap lelah layar komputer....
“oh...ternyata dia’’ sambil melemparkan kembali telepon genggamnya itu ke atas kasur busa yang sudah mulai menipis .....
“andai yang sms itu bukan dia tapi kamu? But it’s don’t possible for me ....yaudahlah ya.....”kembali ia bergumam dalam hatinya karena sesungguhnya orang yang ia harapkan bukan lah orang yang namanya tadi terpampang di layar handphone nya
Kejenuhannya di depan komputer mengakibatkan runtuhnya pertahanannya untuk tidak membuka fasilitas internet yang ada di hp nya, jari-jarinya mulai bergerak lincah diatas keypad hpnya mencari orang yang sangat ia sayangi sekarang ini, orang yang tidak pernah tahu bahwa ada makhluk rapuh yang selalu mendambakan ia ada di sisinya, namun ternyata setelah membuka alamat www.facebook.com yang ada di hpnya bukan senyuman yang ada di bibir yang jarang tersungging karena bahagia itu, tapi malah bibir yang berbentuk lingkaran karena kaget, ternyata orang yang tadi sms iti sudah tua banget, mungkin seumuran dengan ayahnya, hehehe,,,,,, ya, orang yang tadi sms itu namanya Toni, baru kenal tadi malam sich di acara cari jodoh di salah satu radio swasta tapi sungguh dia tidak menyangka orangnya setua itu...